Adasatu cara yang bisa dilakukan perusahaan untuk mendapatkan pertumbuhan penjualan yang positif, yakni menggunakan aplikasi JojoExpense dari Jojonomic. Aplikasi apa itu? Aplikasi JojoExpense adalah aplikasi yang digunakan untuk mengelola pengeluaran perusahaan dengan lebih efisien dan hemat watku.
2Mengetahui berbagai jenis metode penjualan 2.1 1. Pendekatan penjualan penantang 2.2 2. Metode penjualan SNAP 2.3 3. Metode penjualan SPIN 2.4 4. Sistem Sandler 2.5 5. Metode penjualan konseptual 2.6 6. Inbound selling 2.7 7. Teknik solusi dan nilai jual 2.8 Bagaimana memilih metode penjualan yang sesuai untuk Anda 2.9 1.
3l7m0z. Eril Obeit Choiri Follow Graduating with an IT degree, Eril falls in love with Digital Marketing especially with Search Engine Optimization and Content Writing. 14 February 2020 3 min read Pebisnis pasti ingin memiliki omset penjualan dan keuntunggan yang meningkat setiap bulannya. Namun untuk bisa seperti itu tidaklah mudah, pebisnis perlu melakukan berbagai cara untuk bisa mencapai omset dan keuntungan yang meningkat. Nah kali ini kita akan membahas mengenai 10 cara mudah meningkatkan penjulana dalam bisnis. Memastikan omset bulanan untuk terus meningkatkan bukanlah hal yang mudah, apalagi banyak para pebisnis yang melakukan strategi dan metode pemasaran yang menarik minat pelanggan. Mulai dari memberikan diskon dan membangun hubungan baik dengan pelanggan. Selain itu masih ada cara lain yang bisa Anda lakukan untuk mengembangkan bisnis. Cara Meningkatkan Penjualan Dalam Bisnis cara meningkatkan penjualan Tidak perlu bingung, karena kami sudah merangkum tentang 10 cara mudah meningkatkan penjualan dalam bisnis, berikut pembahasannya 1. Memperluas Target Bisnis Hal paling mudah untuk meningkatkan omset penjualan adalah dengan memperluas target bisnis. Jika target pasar produk Anda sudah penuh, Anda bisa memperlebar target bisnis baru. Jangan takut untuk mengeluarkan biaya saat diawal untuk mencari target pasar yang baru, yang terpenting lakukan riset pasar mulai dari produk, harga dan persaingan. Jika riset Anda sudah tepat, maka kemungkinan besar menaikan keuntungan bukanlah hal yang sulit. 2. Fokus Pada Kualitas Produk Produk yang berkualitas pasti akan dicari oleh para pelanggan. Sebelum menjual barang pastikan Anda menjelaskan tentang kualitas produk yang Anda jual sebelum menyebutkan harga. Dengan begitu pelanggan akan lebih bisa menerima harga jual yang ditawarkan akan sebanding dengan kualitas produk yang akan didapatkan. Ada memang beberapa orang yang membeli barang tanpa memikirkan harga, tetapi lebih memilih untuk mencari barang yang berkualitas. Nah tugas Anda sebagai pebisnis bisa menjelaskan mengenai kualitas dari barang yang Anda jual. 3. Menjaga Kesetiaan Pelanggan Ada beberapa cara untuk menjaga kesetiaan pelanggan. Salah satunya dengan memberikan bonus dan potongan harga kepada para pelanggan loyal. Selain itu Anda juga bisa menyimpan kontak pelanggan untuk melakukan follow up ketika ada info menarik tentang produk bisnis yang Anda jual. Ada penelitian yang menyebutkan bahwa pelanggan tetap/lama akan lebih cepat dan lebih tertarik dalam mengambil keputusan untuk melakukan pembelian dibandingkan dengan para pelanggan baru. Jadi Anda perlu untuk tetap menjaga kesetiaan pelanggan dengan memberikan produk yang berkualitas dan pelayanan yang baik. Baca juga Tips Menangani Komplain Pelanggan 4. Berikan Promo Dengan Tengat Waktu Pemberian Diskon Produk Pemberian promo kadang diabaikan oleh pelanggan kadang juga malah lupa. Cara lain dalam pemberian promo bisa dilakukan dengan memberikan tengat waktu, jadi promo memiliki masa aktif untuk digunakan. Dengan begitu bisa memberikan dorongan kepada pelanggan untuk segera melakukan action. Anda juga bisa memberikan countdown waktu pada banner promo agar bisa dilihat secara jelas oleh pelanggan. Bila perlu berikan fitur reminder promo agar pelanggan mendapatkan notifikasi saat promo segera berakhir. 5. Strategi Bundling Produk Strategi bundling produk terbukti ampuh untuk meningkatkan penjualan dalam bisnis. Biasanya dalam paket bundling dibuat dengan harga yang lebih murah dari harga standart, tujuan utamanya agar meningkatkan produk yang terjual. Strategi ini memudahkan pelanggan dalam melakukan pembelian, menghemat waktu dan memberikan nilai tambah kepada pelanggan. 6. Digital Marketing Strategi Digital Marketing Digital marketing memungkinkan Anda sebagai pebisnis melakukan penjualan ke berbagai lokasi yang lebih luas. Jika sebelumnya Anda masih menjalankan bisnis secara offline, untuk meningkatkan penjualan pastinya akan sulit karena dari segi target pasar tidak begitu luas. Tetapi dengan digital marketing target pasar Anda menjadi lebih banyak, jadi peluang untuk bisa meningkatkan penjualan semakin mudah. Ada berbagai strategi digital marketing yang bisa Anda gunakan seperti beriklan di Facebook Ads, Google Ads, Search Engine Optimization, Search Engine Marketing, Social Media Marketing dan masih banyak lagi. Yang pasti sebelum melakukan digitalisasi bisnis supaya sudah siap dari segi insfrastruktur bisnisnya. 7. Berikan Pelayanan Terbaik Ada pepatah mengatakan โPelanggan adalah rajaโ, ini memang benar tidak ada yang salah. Anda selaku pemilik bisnis supaya memberikan pelayanan terbaik kepada para pelanggan. Dengan memberikan pelayanan yang terbaik pelanggan akan merasa puas dan merekomendasikan bisnis Anda kepada teman-temannya. Jika sampai pelayanan bisnis Anda jelek sehingga mendapatkan review yang negative, maka untuk bisa mengembalikan seperti semula membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Jadi kuncinya pelayanan terbaik menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan penjualan dalam bisnis. Baca juga Tips Mendatangkan Pelanggan Untuk Balik Lagi 6. Memberikan Garansi Garansi produk memang diperlukan bagi para pelanggan. Dengan adanya garansi, pelanggan akan merasa lebih aman untuk membeli produk yang Anda jual. Dengan memberikan garansi Anda bisa menaikan harga jual produk, karena pembeli sudah percaya dengan adanya garansi yang diberikan. 9. Berikan Testimoni & Review Pemberli mungkin tidak akan percaya dari kata-kata manis yang Anda berikan saat berjuaan produk. Tetapi pembeli akan lebih percaya dari testimoni dan review yang diberikan oleh pelanggan lain yang sudah membeli. Maka caranya Anda bisa menyuruh orang lain untuk mencoba produk Anda dan kemudian disuruh untuk membuat testimoni dan review secara jujur. 10. Perkuat Brand Meningkatkan Brand Awareness Nah yang terakhi adalah dengan memperkuat brand bisnis Anda. Dengan brand yang kuat Anda tidak perlu takut lagi untuk bersaing dengan bisnis sejenis. Cara yang bisa dilakukan untuk memperkuat brand adalah dengan menjalankan 10 cara mudah meningkatkan penjualan yang sudah dibahas diatas. Nah demikianlah pembahasan mengenai 10 cara mudah meningkatkan penjualan dalam bisnis. Untuk Anda yang sampai saat ini belum memiliki website untuk keperluan bisnis, kami memiliki rekomendasi untuk pembelian hosting murah dari Qwords untuk keperluan bisnis Anda. dengan memiliki website bisnis Anda akan semakin mudah ditemukan oleh pelanggan. Terima kasih
6 Cara Mencapai Target Penjualan, Lakukan Hal Ini! Target penjualan adalah jumlah produk yang perlu Anda jual untuk mendapatkan keuntungan yang diinginkan. Bagaimana cara atau strategi sales yang baik untuk mencapai target penjualan? Anda sebagai pebisnis harus menentukan titik tuju dan target yang akan dicapai oleh bisnis yang dijalankan, terkhusus untuk penjualan. Karena target itulah yang nantinya menjadi acuan apakah upaya yang Anda lakukan berhasil atau tidak. Dalam bisnis, mencapai target penjualan merupakan tantangan bisnis yang tidak mudah. Namun bukan pula hal yang mustahil. Untuk menciptakan pertumbuhan yang nyata dalam penjualan memang diperlukan strategi yang besar. Dan pebisnis kerap kali terburu-buru ingin mencapai strategi besar tersebut. Padahal ada pedoman dasar yang terlebih dahulu harus dimantapkan, namun kerap dilupakan. Seperti hakikatnya ilmu dasar, pedoman dasar dalam mencapai target sales atau penjualan ini juga akan menjadi titik acuan ketika Anda mulai kebingungan dalam mengembangkan strategi yang lebih besar. Apakah sajakah poin-poinnya? Berikut Blog Mekari Jurnal merangkum beberapa langkah dasar yang menjadi pedoman dalam mencapai target penjualan. Pastikan Anda Telah Menggunakan Jurnal, Software Akuntansi Online Terpercaya! Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang! atau Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang! Faktor Penting yang Harus Diperhatikan Sebelum Menentukan Target Penjualan Target yang baik adalah target yang bisa dicapai dengan realistis. Dalam hal ini penting artinya mengetahui besaran angka dari target, terukur dan bisa dicapai. Target yang baik harus sejalan dengan prediksi pertumbuhan pasar dan rencana pengembangan bisnis ke depan. Berapa prediksi pertumbuhan pasar di tahun depan? Kemungkinan tren apa yang akan terjadi dan berpengaruh terhadap bisnis kita di tahun depan? Hal-hal seperti ini harus menjadi acuan dasar kita dalam menentukan target penjualan di masa yang akan datang. Target yang baik harus berdasar pada unsur pertimbangan yang realistis. Penting bagi kita untuk mencapai target yang ditentukan, tetapi tidak kalah penting pula bahwasanya kita harus realistis dalam melihat keadaan yang ada. Setelah Anda menentukan target penjualan dengan mengenali tren dan perilaku target pasar, Anda dapat melakukan beberapa cara di bawah ini untuk mencapai target penjualan 1. Tentukan Target yang Realistis Dalam hal menentukan target pun ada yang perlu diperhatikan. Sebaiknya buatlah target yang realistis. Sesuaikan dengan ukuran pasar serta sumber daya yang Anda punya. Jika pasar sedang lesu, jangan terlau memaksakan diri untuk melakukan penjualan yang tinggi. Hal ini justru membuat kerugian pada Anda. Lalu buatlah rencana tindakan yang akan dilakukan sesuai dengan strategi sales untuk mencapai target penjualan tersebut. 2. Tetapkan Tenggat Waktu sebagai Cara Mencapai Target Penjualan Setelah menentukan titik target yang akan dicapai, maka perlu dikontrol dengan menetapkan tenggat waktu. Tenggat waktu yang jelas membutuhkan penelitian dan waktu untuk menentukannya. Jika sebelumnya Anda telah mempunyai sebuah bisnis, maka jadikan itu sebagai acuan perbanding dengan standar yang berlaku di bisnis serupa. Namun jika belum, maka Anda bisa menentukan berdasarkan seberapa besar beban yang harus dikerjakan dan sumber daya dalam pengerjaannya. Anda bisa saja menentukan tenggat yang ketat, namun Anda pun perlu memberikan motivasi yang lebih serta reward kepada tim yang berpastisipasi. Coba Fitur Laporan Keuangan dan Bisnis untuk Keputusan Bisnis Lebih Cepat dan Akurat Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang! atau Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang! 3. Lakukan Riset Konsumen Jika dahulu untuk mendapatkan tingkat penjualan yang tinggi Anda hanya perlu memikirkan produk yang akan dipasarkan, maka saat ini banyak hal yang telah berubah. Kini kunci dalam kesuksesan bisnis adalah menciptakan, memberikan dan mengkomunikasikan nilai-nilai yang dipegang konsumen untuk memuaskan konsumen itu sendiri. Ini karena masyarakat senantiasa berubah, baik dari segi selera, keinginan dan kebutuhan. Mereka juga lebih pintar dalam memilih mana produk yang sesuai dengan mereka dan mana yang tidak. Untuk itu, yang perlu Anda lakukan adalah mengikuti kebiasaan konsumen dalam menciptakan sistem pemasaran dan produk Anda. Agar mencapai hasil yang masimal, Anda perlu melakukan riset terlebih dahulu. Melalui ini Anda bisa menemukan kebiasaan-kebiasaan calon konsumen Anda. Setelah itu bisa ditingkatkan dengan mengetahui kegiatan-kegiatan mereka. Pertanyaan-pertanyaan seperti apakah mereka ada di media sosial? Apa yang kerap mereka cari? Jaringan atau grup apa yang diikuti? Sumber apa yang kerap dibaca? Dan lain sebagainya. Dengan melakukan riset, Anda akan dapat menargetkan produk Anda pada konsumen yang tepat. Tanpa membuang-buang waktu mengajak orang-orang yang sebenarnya tidak tertarik dengan bisnis Anda. Baca juga 7 Langkah Tepat Menyusun Dan Mencapai Resolusi Tahun 2021 4. Bangun Hubungan Baik dengan Mitra sebagai Cara Mencapai Target Penjualan Di balik bisnis yang berkembang pesat, ada hubungan kerja sama dengan mitra yang terjalin dengan baik. Kemitraan pada hakikatnya merupakan kerjasama atau gotong royong, baik secara kelompok maupun individual untuk mencapai suatu tujuan usaha yang dilakukan. Mitra bisa dalam bentuk apa saja, bisa itu investor, kreditur, karyawan yang bekerja untuk Anda, supplier, klien, bahkan konsumen yang membeli. Untuk membangun kerja sama yang baik, maka diperlukan sikap saling menghormati, saling mempercayai, serta mempunyai kesamaan visi dan misi. Selain itu perlu ada upaya berupa strategi agar berbagai pihak ini mau bermitra dengan Anda. Ajukan rencana bisnis yang baik, pengelolaan keuangan yang rapi, kinerja yang optimal, serta bantuan ataupun layanan yang maksimal. Hubungan baik ini akan menumbuhkan nilai bisnis Anda dan meningkatkan budaya yang saling melengkapi. Semakin tinggi nilai Anda dan semakin banyak kontribusi yang bisa diberikan, maka akan semakin banyak pula yang akan mengandalkan dan membuat bisnis Anda sebagai pilihan. Kelola Kas & Transaksi Lebih Mudah dan Akurat, Pelajari Fitur Jurnal Selengkapnya di sini! Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang! atau Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang! 5. Lakukan Inovasi sebagai Cara Mencapai Target Penjualan Hanya karena Anda telah membuat perencanan di awal, bukan berarti Anda sudah bisa duduk tenang dan melihat keuntungan terus mengalir. Rencana di awal hanyalah penuangan sebuah dugaan, dan Anda tidak akan tahu apakah dugaan itu akan benar terjadi atau justru berubah. Di dalam berbisnis Anda harus beradaptasi dengan teknologi baru, strategi pemasaran yang baru, anggota tim yang baru serta keinginan konsumen yang juga terus berubah. Tetapkan pertemuan rutin dengan tim untuk meninjau kemajuan rencana Anda. Identifikasi setiap masalah dan capaian yang telah dan akan terjadi. Belajarlah dari masalah dan capaian tersebut. Lakukan inovai secara terus menerus sehingga Anda mampu mengembangkan rencana penjualan Anda sesuai kebutuhan. Baca juga Pahami Strategi Penjualan yang Efektif saat Fase New Normal 6. Belajar, Belajar dan Belajar Mendirikan bisnis adalah proses untuk terus belajar. Karena di dalam bisnis semua hal tidak selalu seperti yang dibayangkan. Akan ada kejutan-kejutan setiap tahun, bulan, hari bahkan jam ketika bisnis itu berjalan. Tingatkan keterampilan terus menerus karena jika Anda tidak dapat beradaptasi maka bersiaplah ditumbangkan oleh pesaing yang jumlahnya mungkin tidak pernah Anda duga. Carilah berbagai sumber yang bisa dijadikan sebagai wadah untuk menyerap ilmu. Bisa dari media sosial, buku, podcast, program pelatihan, grup diskusi dan masih banyak lagi. Yang harus selalu diingat adalah dalam proses penjualan, ada satu titik dimana Anda akan mendapatkan hambatan yang mungkin sulit diselesaikan. Namun, kembali pada pedoman dasar ialah jalan keluarnya. Ketika Anda mempunyai rencana penjualan yang solid serta terperinci, mitra yang berdedikasi dan kemauan untuk belajar, maka Anda akan memiliki semua yang Anda butuhkan untuk tetap di jalur target Anda. Agar mencapai target penjualan atau sales, Anda juga harus mengelola keuangan bisnis Anda dengan baik. Terkait hal ini, Anda dapat mempercayai aplikasi invoice maupun software akuntansi online Jurnal. Anda dapat mencatat transaksi bisnis, stok produk, menggunakan aplikasi persediaan barang, hingga edit format excel laporan keuangan perusahaan jasa, PT, dan lainnya melalui software accounting Jurnal dengan mudah. Tunggu apalagi? Daftarkan bisnis Anda segera dan dapatkan gratis pemakaian selama 14 hari. Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang! atau Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang! Itulah beberapa tips atau cara atau strategi sales yang baik untuk mencapai target penjualan yang adalah penting untuk diketahui oleh para pebisnis. Mudah-mudahan informasi di atas bermanfaat. Ikuti media sosial Mekari Jurnal untuk informasi lain tentang bisnis, keuangan, dan akuntansi.
Tidak dapat disangkal, semakin sulit untuk melakukan Penjualan B2B. Kadang-kadang bisa terasa hampir mustahilโฆ Menjual tidak pernah sederhana, tentu saja ! ๐ Itu sebabnya kami telah membuat panduan pencarian calon pelanggan utama. โก Pembeli saat ini lebih memilih untuk melakukan penelitian mereka sendiri dan membuat keputusan pembelian mereka sendiri, bebas dari pengaruh vendor. ๐ค Jadi, inilah 5 Strategi Teratas untuk membantu Anda mengikuti perkembangan zaman!๐ Apa itu penjualan B2B? Sering dikenal sebagai penjualan bisnis-ke-bisnis, B2B mengacu pada perusahaan yang menjual produk dan layanan terutama ke bisnis daripada ke individu B2C. Penjualan B2B seringkali lebih kompleks daripada penjualan B2C, dengan nilai pesanan yang lebih tinggi, siklus penjualan yang lebih lama, dan siklus penjualan yang lebih lama. ๐ Penjualan BtoB telah berkembang secara substansial dalam beberapa tahun terakhir, dan metode penjualan BtoB sebelumnya tidak lagi layak. Tapi apa artinya ini? ๐ง Contoh Penjualan B2B Ada 3 kategori besar B2B Sales, semuanya tergantung model bisnis atau jenis produk yang Anda jual. ๐ 1 Pasokan penjualan Vendor menjual barang habis pakai yang digunakan oleh perusahaan lain. Ini mencakup segala sesuatu mulai dari perlengkapan kantor hingga seragam dan peralatan karyawan. ๐ฆบ Mereka menggunakan prosedur yang mirip dengan perusahaan B2C. Perbedaannya terletak pada jumlah dan otorisasi pembelian. Alih-alih membeli satu kartrid tinta, seorang karyawan akan membeli 50 kartrid tinta dan akan memerlukan izin dari manajer atau pembuat keputusan. Office Depot, pemasok utama perlengkapan kantor dan peralatan, adalah contoh bisnis yang berspesialisasi dalam penjualan B2B. โ 2 Penjualan Grosir / Distribusi Bisnis lain membeli manufaktur penting atau komponen eceran dari grosir. ๐ Ini bisa berupa barang mentah, atau bahan mentah untuk sektor manufaktur. Distributor makanan grosir seperti Metro adalah contohnya. Mereka menjual makanan yang diperlukan ke restoran dan perusahaan makanan cepat saji, yang kemudian menjualnya kembali kepada pelanggan dengan harga lebih tinggi. 3 Layanan profesional / perangkat lunak digital Alih-alih menjual produk, penyedia layanan menjual layanan. ๐โโ๏ธ ๏ธ Banyak perusahaan membutuhkan produk dan jasa untuk memenuhi kebutuhan pekerjanya sendiri. Pendekatan penjualan B2B dapat mencakup real estat komersial, katering, dan peralatan sewa. Dalam kasus akuntansi pajak misalnya, ini bisa menjadi akuntan yang bekerja dengan bisnis kecil atau firma akuntansi yang bekerja dengan perusahaan besar. ๐ฏ Itu juga bisa berupa layanan berbasis perangkat lunak, seperti perangkat lunak akuntansi pajak Quickbooks. Atau Waalaxy, CRM kami untuk prospeksi LinkedIn otomatis. ๐ Daripada membangun CRM dan perangkat lunak manajemen konten di rumah, banyak pembeli B2B beralih ke vendor pihak ketiga seperti kami. ๐ Penjualan B2B vs. B2C Apa bedanya? Ada 7 perbedaan utama antara penjualan BtoB dan BtoC. ๐ Penjualan B2C terjadi ketika perusahaan atau penjual menjual langsung ke pelanggan. Istilah B2C adalah singkatan dari business-to-consumer sales. Dalam B2C, perusahaan menjual layanan atau produk langsung ke pengguna. Misalnya, salon rambut menjual layanan untuk orang-orang yang akan memotong rambut mereka. ๐ Mereka sering kali lebih rendah cakupannya daripada penjualan B2B dan hanya mencakup keputusan konsumen. Oleh karena itu, industri penjualan B2B adalah kumpulan yang lebih besar dengan ikan yang lebih besar dan, tentu saja, pengeluaran yang lebih tinggi daripada pasar penjualan B2C. Oleh karena itu, target pembeli mereka sangat berbeda. ๐ฆ 1 Rata-rata nilai transaksi lebih tinggi Meskipun saluran penjualan B2B mungkin kecil, seperti memesan perlengkapan kantor, itu juga bisa berukuran ribuan atau jutaan dolar. Penawaran B2B memiliki titik harga yang lebih tinggi, dan solusinya lebih besar dan lebih kompleks. ๐ฐ Ini tidak terjadi di luar bisnis B2C tertentu seperti real estat, otomotif, dan produk mewah, yang merupakan penawaran yang cukup mudah. ๐ Jika tidak, penjual B2C hanya dapat menjual satu produk ke satu pengguna akhir, tetapi bisnis biasanya membeli dalam jumlah besar, ini membuat keuntungan setiap pembelian lebih tinggi daripada membeli di B2B. ๐ Misalnya toko kelontong untuk restoran, jika mereka membeli produk mereka dari supermarket standar, mereka akan menghabiskan lebih banyak. Daripada jika mereka membelinya langsung dari petani atau toko kelontong khusus yang menjual dalam jumlah besar. 2 Siklus penjualan memakan waktu lebih lama Konsumen B2C, kecuali tiga bisnis B2C yang dijelaskan di atas, membuat keputusan pembelian berdasarkan emosi dan kebutuhan sementara dan jangka pendek Casing telepon, pengisi daya, atau laptop adalah contoh yang baik. ๐ป Pembeli B2B, di sisi lain, sering mencari keuntungan terukur atau solusi rasional untuk masalah kritis. Pembeli B2B tidak melakukan pembelian impulsif, seperti yang sering dilakukan pembeli B2C, seringkali membutuhkan rasionalitas pembeli. Mereka juga memerlukan izin dari banyak pembuat keputusan, sehingga dengan banyak pemangku kepentingan yang terlibat dan harga/volume yang lebih tinggi, hanya dibutuhkan waktu lebih lama untuk menyelesaikan penjualan. Rata-rata, dibutuhkan 4-7 bulan untuk menutup penjualan B2B berisiko tinggi, yang sangat besar! ๐ฏ 3 Beberapa pemangku kepentingan terlibat Setiap keputusan dalam penjualan B2B berdampak pada laba perusahaan, dan keputusan pembelian naik ke tangga persetujuan. Rata-rata, untuk transaksi B2B yang kompleks, akan ada sekitar 6-10 pengambil keputusan yang terlibat. ๐ Hal ini menunjukkan bahwa transaksi yang sukses membutuhkan suara bulat โyaโ dari semua pengambil keputusan. Semakin besar nilai kesepakatan, semakin besar jumlah โyaโ yang diperlukan. Itu sebabnya B2B membutuhkan strategi yang lebih besar daripada penjualan B2C! ๐ฏ Berbeda dengan penjualan B2C, dimana penjual hanya perlu meyakinkan satu orang untuk membeli produk atau jasanya secara langsung. Penjualan B2B memerlukan validasi dari beberapa titik kontak perusahaan untuk menutup transaksi, itu tidak dilakukan dalam satu transaksi seperti yang dilakukan B2C. ๐คซ 4 Harga lebih fleksibel Untuk pelanggan BtoC, harga sudah ditentukan sebelumnya sehingga tidak ada banyak ruang untuk negosiasi, pembeli menerima harga dan melakukan pembelian. ๐ฒ Sedangkan, dalam penjualan BtoB strategi penetapan harga berbeda, dan dapat dinegosiasikan tergantung pada ukuran pesanan atau faktor lain seperti metode pembayaran. Misalnya, jika pesanan dibayar dengan uang tunai, mereka bisa mendapatkan pengurangan 10% dan dengan pembayaran dengan kartu hanya berlaku 5%. ๐ Dalam hal perangkat lunak, seperti Waalaxy, kami menggunakan sistem harga berdasarkan jumlah pembelian lisensi. Jika pembeli ingin membeli lebih dari 5 paket, maka mereka dapat membuat Tim dan membayar jumlah terpusat, bukan paket individu. 5 Proses pembayaran yang lebih kompleks Umumnya, untuk penjualan B2C, pelanggan membayar di muka dan dalam satu waktu. Namun, dalam penjualan B2B pembayaran bisa tertunda, bisa setelah produk dikirim, atau bisa ditunda hingga siklus pembayaran 30-60 hari. ๐ฌ Selanjutnya, untuk perangkat lunak otomatisasi kami, kami memiliki 3 jenis siklus pembayaran baik langganan bulanan, triwulanan, atau tahunan. Paket bulanan dan triwulanan diperbarui secara otomatis kecuali langganan dihentikan oleh pengguna, dan untuk paket tahunan hanya satu pembayaran sekaligus, tetapi akan diperpanjang juga, setelah tahun berlangganan berakhir. ๐ 6 Pipa diperbarui terus-menerus Mengingat fakta bahwa penjualan B2B lebih kompleks, dan umumnya membutuhkan banyak waktuโฆ dan kesabaran! Tenaga penjualan harus memiliki prospek baru yang terus-menerus memberi makan saluran kesepakatan mereka. Siklus penjualan yang panjang ini berarti bahwa tim penjualan perlu berkolaborasi dengan rekan kerja lain, tim pemasaran, dll. untuk mendapatkan prospek berkualitas yang masuk secara teratur.๐ฑ 7 Pembeli mengerjakan pekerjaan rumah mereka Pembeli di pasar B2B sangat pemilih. Mereka tidak hanya selektif dengan siapa mereka berbisnis, tetapi mereka juga merumuskan kriteria pembelian mereka sendiri tanpa bantuan salesman. ๏ธ ๐
โโ๏ธ Inilah sebabnya mengapa konten, seperti blog khusus, telah menjadi komponen penting dari penjualan B2B. Kita dapat mengatakan bahwa transaksi B2B lebih berisiko, tetapi mereka memberikan imbalan yang lebih tinggi. Pada saat yang sama, layanan pelanggan perusahaan B2B biasanya lebih berpusat pada pelanggan, berfokus pada kepuasan dan retensi pelanggan. ๐ฏ Ini tidak berarti bahwa B2C tidak peduli dengan pelanggan mereka, karena mereka juga peduli! Biasanya, mereka merawat โsedikitโ pelanggan yang mereka miliki dengan baik, karena lebih mudah untuk memenuhi permintaan mereka. ๐คญ Bagaimana proses penjualan B2B bekerja? ๐ Lakukan riset Anda Untuk melakukan penjualan, Anda perlu mengetahui pasar Anda, pesaing Anda, dan persona pembeli Anda. Dengan cara ini, Anda akan tahu apakah produk atau layanan Anda cocok dengan pasar, dan apa proposisi nilai Anda. ๐ง Temukan pelanggan Anda Anda perlu mengidentifikasi siapa pembuat keputusan dan menargetkan mereka, Anda perlu memenuhi syarat prospek Anda untuk memastikan mereka memiliki kebutuhan, minat, dan anggaran untuk membeli produk atau layanan Anda. ๐ฃ Lakukan penjangkauan Anda Setelah Anda mengidentifikasi pasar Anda, pesaing Anda, dan pelanggan ideal Anda, Anda dapat menjangkau mereka. Anda dapat menggunakan strategi pemasaran inbound atau outbound untuk melakukannya. ๐ Promosikan prospek Anda Tunjukkan kepada pelanggan potensial Anda mengapa mereka perlu menggunakan produk atau layanan Anda, daripada yang lain, untuk memecahkan masalah mereka. Pitch Anda perlu disesuaikan dan dipersonalisasi untuk setiap prospek. ๐ฑ Tindak lanjut Pastikan untuk menindaklanjuti dengan calon pelanggan jika mereka membutuhkan informasi tambahan tentang produk atau jika mereka meminta untuk dihubungi kembali beberapa hari kemudian untuk berdiskusi lebih lanjut. โก Tutup penjualan Ini adalah langkah termudah, jika prospek tertarik untuk membeli, maka Anda tinggal menandatangani proposal atau kontrak. Jika mereka masih ragu-ragu, cobalah mencari solusi atau kompromi untuk menutup penjualan. Terlepas dari kenyataan bahwa penjualan B2B lebih rumit daripada penjualan B2C, banyak dari metode yang sama berlaku. Anda masih perlu membuat prospek, menjalin kontak, membawa produk atau solusi mereka di depan konsumen, dan menutup kesepakatan untuk menjadi tenaga penjual yang baik. Di sana Anda memilikinya! ๐คฒ Evolusi proses penjualan B2B Beberapa tahun yang lalu, ketika seseorang membutuhkan produk atau layanan, mereka akan menghubungi tenaga penjual yang akan memberi mereka semua produk terbaik.๐ Sesimpel itu! Itu adalah proses yang cukup sederhana di mana pemasaran bertanggung jawab untuk mengisi saluran penjualan dengan prospek. Selain itu, tim penjualan bertanggung jawab untuk memasukkan prospek tersebut ke dalam saluran penjualan dan mendorongnya ke saluran menuju penjualan. Sangat langsung, bukan? ๐คจ Namun, internet telah meningkatkan kompleksitas proses pembelian BtoB saat ini. ๐ฌ Saat ini, tampilannya lebih seperti ini Seseorang atau perusahaan mengenali titik kebutuhan atau rasa sakit, Mereka menelitinya secara online untuk mempelajari semua kemungkinan solusi, Mereka meminta saran teman, dan mencari apa yang dikatakan orang lain tentang solusi tertentu di media sosial, forum, atau situs online lainnya. Kemudian, mereka mencari solusi spesifik secara online dan membaca ulasannya. Mereka juga dapat mengklik iklan yang memberikan solusi selama proses penjualan, Akhirnya, mereka membuat pilihan pembelian berdasarkan semua informasi yang tersedia, Dan baru kemudian hubungi perusahaan untuk menyelesaikan kesepakatan. Sekarang itu adalah perubahan yang nyata!๐ Meningkatnya kerjasama Selanjutnya, tim penjualan dan pemasaran semakin terjalin. Keduanya sekarang memainkan peran terkoordinasi dalam menghasilkan arahan dan kesepakatan penutupan. Kami bahkan dapat mengatakan bahwa penjual tidak lagi menutup transaksi sendirian, dan memainkan peran yang lebih besar dalam dukungan dan saran setelah pilihan pembelian dibuat. ๐คฉ Akibatnya, pembeli memiliki tingkat kontrol yang tak tertandingi dalam proses penjualan B2B saat ini. Mereka memiliki kendali penuh atas bagaimana mereka masuk dan keluar dari corong, bagaimana mereka mundur dari titik pembelian, dan bagaimana mereka berubah di antara tahapan. โ Proses penjualan B2B telah berkembang dari corong linier menjadi strategi multisaluran dengan jumlah interaksi yang dinamis dengan pembeli. ๐ต Kiat untuk melakukan penjualan B2B yang sukses Butuh lebih banyak tips untuk membuat penjualan BtoB sukses? ๐ Jadikan percakapan konsumen lebih personal. Manfaatkan teknologi untuk personalisasi dalam skala besar. Jangan pernah berhemat pada pendidikan penjual yang sedang berlangsung. Pembeli B2B cerdik; mereka ingin bekerja dengan orang-orang yang menunjukkan pengetahuan dan kepekaan. Mendengarkan secara aktif, berpikir kritis, dan mengajukan pertanyaan yang tepat akan membantu Anda membangun hubungan yang tulus. Pilih pemasaran omnichannel media sosial, email, acara, panggilan penjualan, dll.. Bentuk tim penjualan yang menyeluruh, untuk mengawasi operasi dan kontrak. Selain CRM dan otomatisasi pemasaran, masih banyak lagi yang dapat Anda lakukan. Teknologi baru, seperti platform keterlibatan penjualan, harus dirangkul. Buat keputusan yang lebih baik dengan bantuan data. Umpan balik pelanggan yang positif harus didorong, dipantau, dan ditunjukkan. Kisah sukses pelanggan harus disorot, dan studi kasus harus disertakan dalam strategi penjualan Anda. Pastikan bahwa semua tim yang menghadapi pelanggan, mulai dari pemasaran dan penjualan hingga kesuksesan pelanggan, sepenuhnya selaras dengan strategi yang sama. Bisnis saat ini menginginkan pendekatan kolaboratif dari mitra B2B mereka, dengan fokus yang lebih sedikit transaksional dan lebih konsultatif. Dengan mengingat hal itu, tip di atas akan membantu Anda meningkatkan pendekatan penjualan B2B Anda dan memastikan pengalaman positif bagi semua pihak yang terlibat. ๐ฏ Mempertimbangkan semua ini, apa yang dapat dilakukan bisnis B2B untuk meningkatkan saluran penjualan mereka? ๐ช Apa itu saluran penjualan B2B? Untuk memiliki gagasan yang lebih baik tentang apa itu, berikut adalah setiap langkah rinci dari saluran penjualan B2B ๐งKesadaran merek Prospek menyadari masalah bisnis yang harus ditangani oleh pembelian mereka dan sedang mencari solusi secara online. Dengan menggunakan analitik perjalanan mereka di situs web Anda, Anda dapat mulai mengembangkan profil mereka. ๐ Minat pada layanan atau produk Setelah calon pelanggan menentukan bahwa solusi Anda mungkin dapat menjawab masalah mereka, mereka akan menginginkan informasi lebih lanjut. Di sinilah Anda dapat memulai proses keterlibatan dengan konten dan ajakan bertindak Anda mendorong orang untuk terlibat langsung dengan perusahaan Anda dengan mengizinkan mereka mengunduh e-book atau mendaftar untuk webinar. Setelah mereka selesai melakukannya, Anda mungkin ingin menindaklanjuti dengan email atau panggilan telepon untuk menggabungkan kontak awal itu. Namun, sesuaikan pengalaman untuk mereka sebanyak mungkin sebelum Anda melakukannya. ๐ค Pertimbangan Anda hampir pasti perlu menunjukkan demo produk Anda atau memberikan bukti kemanjuran layanan Anda sekarang setelah Anda mendapatkan prospek ke langkah corong penjualan ini. Karena prospek sedang berpikir untuk mengambil keputusan, sekarang adalah kesempatan yang baik untuk mengetahui apakah hanya mereka yang mengambil keputusan atau ada orang lain yang berpartisipasi. โ Pengambilan keputusan Prospek siap untuk berkomitmen pada titik ini, tetapi mereka memerlukan konfirmasi lebih lanjut bahwa mereka membuat pilihan yang tepat. Anda dapat memberikan testimonial klien serta kertas spesifikasi yang berkaitan dengan persyaratan yang mereka nyatakan. Kekhawatiran biasa, seperti biaya atau jadwal, dapat diatasi oleh perwakilan penjualan bisnis ke bisnis yang terlatih. ๐ค Pembelian Anda melakukannya! Prospek Anda memutuskan untuk membeli produk atau layanan Anda, daripada produk atau layanan lain yang ditawarkan di pasar. Jadi apa yang datang selanjutnya sangat penting untuk membuat pelanggan Anda datang kembali untuk lebih. ๐ Evaluasi Pelanggan Anda akan menilai produk atau layanan yang dikirimkan kepada mereka, apakah mereka menerimanya ketika mereka mengharapkannya, mereka akan melihat apakah harapan mereka terpenuhi dan memberikan ulasan yang sesuai. Ingat saat ini, prospek mencari ulasan online untuk melihat apakah pembeli lain senang dengan pembelian mereka atau tidak. Jadi berhati-hatilah dengan reputasi Anda! ๐ Kepuasan atau ๐ Ketidakpuasan Jika pelanggan puas dengan layanan atau produk, maka mereka akan meninggalkan ulasan positif dan bahkan merekomendasikan merek Anda ke jaringan mereka. Namun, jika mereka tidak puas, mereka akan meninggalkan ulasan negatif, dan dalam hal ini Anda harus menghubungi mereka dan mencoba mencari solusi, seperti kredit untuk pembelian berikutnya, item gratis, pengembalian dana, dll. ๐ฒ Pembelian kembali atau ๐ฅ Atrisi Setelah pembelian selesai, maka dapat membeli kembali produk Anda dan terus menggunakan produk atau layanan Anda, sampai mereka menjadi duta merek. Atau, mereka bisa menghilang begitu saja dan tidak akan pernah kembali lagiโฆ Anda perlu memastikan bahwa Anda mengambil semua tindakan untuk mencegah churn ini, atau menarik pelanggan baru untuk mempertahankan arus bisnis Anda. Corong penjualan B2B vs. proses penjualan B2B Saluran penjualan B2B berkaitan dengan perjalanan pembeli, berbeda dengan proses penjualan B2B, yang kita lihat sebelumnya, yang berfokus pada perspektif penjual. Dengan mengidentifikasi fase kognitif atau emosional yang dilalui prospek dalam proses pembelian, saluran penjualan dapat digunakan untuk memvisualisasikan kedekatan atau kemungkinan mereka melakukan pembelian. ๐ค Bonus infografis corong Penjualan BtoB di bawah!โก Sekarang setelah kita mengetahuinya, mari kita lihat lebih dalam bagaimana melakukan penjualan B2B ! ๐คฉ Bagaimana cara melakukan Penjualan B2B? Bisnis B2B harus melakukan hal berikut untuk membuat semua bagian yang bergerak ini ๐งฉ beroperasi bersama Buat pendekatan penjualan B2B yang fleksibel. Tentukan strategi penjualan B2B mana yang paling efektif untuk tim dan pelanggan ideal mereka. Pastikan perwakilan penjualan mereka mengikuti buku pedoman dan urutan yang terkalibrasi dengan baik. Kinerja diukur dan ditingkatkan. Dengan mengikuti panduan ini, Anda akan meningkatkan kinerja penjualan Anda. ๐คฉ Keahlian penjual, efektivitas proses penjualan, kecocokan produk/pasar, alternatif yang tersedia, dan kemampuan pembelian serta kemauan pembeli untuk mengadopsi adalah semua elemen dalam pendekatan penjualan B2B. ๐คฒ Mari kita lihat di bawah ini pada strategi yang telah terbukti berhasil untuk kita dalam penjualan B2B! ๐ 5 strategi penjualan B2B yang berhasil Ada banyak strategi dan teknik penjualan B2B untuk dipilih. Meskipun semuanya menjanjikan untuk menjadi efektif, tidak semua akan berhasil untuk perusahaan, tim penjualan, atau target pasar Anda. Beberapa pendekatan mungkin bekerja dengan baik di satu bidang tetapi tidak di bidang lain, sementara yang lain hanya dapat berfungsi jika disesuaikan dengan jenis akun pelanggan dalam portofolio Anda. ๐ผ Berikut ini adalah 5 strategi dan metodologi penjualan B2B yang paling efektif. ๐ 1 Penjualan Sosial / Penjualan Masuk Lakukan kontak dengan orang-orang yang membuat keputusan. Perwakilan penjualan B2B yang efektif mengembangkan hubungan dengan eksekutif di bisnis klien mereka. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa manajer seperti itu sering menjadi orang yang membuat keputusan pembelian.๐คด Daripada membuang waktu mencari calon karyawan yang tidak memiliki daya beli, tim penjualan dan pemasaran harus menemukan cara untuk berbicara dengan manajer yang membuat pilihan pembelian. ๐ฐ LinkedIn adalah jaringan terbaik untuk melakukan itu. Itu sebabnya kami membuat artikel ini untuk menunjukkan cara melakukannya ! ๐คฉ 2 Apakah panggilan dingin sudah ketinggalan zaman? Sementara banyak pemasar membenci pesan dingin, itu adalah komponen penting dari proses penjualan. Panggilan pemasaran mungkin diterima secara positif oleh bisnis yang benar-benar membutuhkan barang dan jasa yang Anda berikan. Persiapkan diri Anda secara mental untuk melakukan panggilan dingin kepada orang asing dan tindak lanjuti sesuai kebutuhan. Pemasar pemberani adalah orang-orang yang menutup transaksi. ๐ช Anda dapat melihat artikel kami tentang pesan dingin & panggilan dingin untuk mendapatkan inspirasi! โ 3 Pencarian calon pelanggan keluar Pencarian calon pelanggan keluar melibatkan pengiriman pesan ke sejumlah besar orang dengan tujuan mengubah mereka menjadi pelanggan. Metode ini didasarkan pada gagasan bahwa semakin besar grup tempat Anda mengirim pesan, semakin besar hasilnya. ๐ค Metode pemasaran tradisional seperti surat langsung, acara, billboard, telepon dingin, surat kabar, dan radio umumnya terhubung dengan pemasaran keluar. ๐งฒ Pemasaran keluar, di sisi lain, dapat digunakan dengan teknologi yang lebih modern seperti iklan bayar per klik dan email spam. Konsumen seringkali tidak menyadari atau tidak tertarik dengan produk yang dijual. ๏ธ๐คทโโ๏ธ Prospek mungkin sedang menonton TV atau menjelajahi situs web ketika mereka terganggu oleh iklan yang menunjukkan mengapa mereka harus membeli produk tertentu. ๐ Meskipun demikian, iklan terus muncul dalam kehidupan sehari-hari mereka, dan mereka tertarik pada kebutuhan yang tidak segera terlihat. ๐คจ Jika Anda ingin menguasai Iklan LinkedIn dan tidak menggulir ke bawah, inilah panduan lengkap dengan semua detail yang perlu Anda ketahui! ๐คซ 4 Bagaimana cara menulis email Penjualan B2B? Di Waalaxy, email transaksional adalah bagian dari strategi pemasaran inti kami! Kami menggunakannya untuk mengirimkan tip kepada pengguna kami, atau untuk menawarkan solusi yang lebih baik kepada mereka. ๐ง CRM kami memiliki kurva pembelajaran yang kecil, jadi memiliki email mingguan dengan praktik terbaik memberi pengguna dan dorongan ekstra untuk mencoba alat ini sedikit lebih jauh, dengan menggunakan opsi yang lebih canggih. ๐ช Anda juga dapat menggunakan database prospek Anda untuk mengirimkan โemail dinginโ, ini tidak sama dengan email transaksional yang dijelaskan di atas, karena tujuannya adalah untuk membuat calon pelanggan menggunakan alat untuk pertama kalinya dengan menarik rasa ingin tahu mereka atau menunjukkan suatu kebutuhan. ๐ฅถ Padahal, โemail transaksionalโ adalah untuk pengguna yang sudah mengetahui alat ini, jadi Anda ingin memelihara mereka dengan konten nilai tambah. ๐คฒ Berikut adalah template email kode promo yang kami gunakan, serta panduan email penjualan utama kami! ๐ฅ Pendekatan Prospek Kode Promo Baris subjek Halo {{firstName}} apa kabar? Catchphrase Saya melihat Anda tertarik dengan Waalaxy, tetapi harganya tidak cocok untuk Anda. Ada promo besar-besaran di sini! Konten โ menerapkan metode AIDA. A for Attention Anda belum melihat promo diskon 30% dari Waalaxy? I for Interest Waalaxy Business hanya dikenakan biaya $28 per bulan bukannya $40! D untuk Keinginan Anda masih dapat Kirim kampanye yang dipersonalisasi LinkedIn + Email Berurutan. ๐ Otomatiskan banyak cara cerdas untuk menghubungi prospek baru dengan Impor otomatis. ๐ฒ Temukan, unduh, hubungi ribuan prospek baru dengan Pencari email. ๐ Hubungi obrolan kami yang terdiri dari manusia-manusia cantik. Jauh lebih baik dan lebih bagus daripada bot obrolan. Plus mereka tersedia 7 hari seminggu. ๐ค A untuk tindakan Ingin menikmatinya sebelum berakhir juga? Anda masih memiliki 4 hari untuk memutuskan! Cobalah sudah. Itu tidak dikenakan biaya apa pun๐ Try Waalaxy Now ๐ฉโ๐ Sampai jumpa di obrolan! 5 Demo / promosi Penjualan B2B Promosi penjualan yang segar dan langsung ke pokok permasalahan adalah salah satu alat penjualan paling kuat dalam inventaris pemasar. Sebelum Anda mulai menelepon calon konsumen, latih promosi penjualan Anda beberapa kali.๐ Ini akan membantu Anda meningkatkan kepercayaan diri Anda, ketika Anda merasa bahwa Anda akhirnya berhasil, Anda dapat mencobanya dengan beberapa klien potensial, dan menyesuaikannya dari waktu ke waktu jika diperlukan atau tergantung pada masukan yang mungkin Anda dapatkan. ๐ Juga, jangan ragu untuk menawarkan demo produk Anda kepada โprospek hangatโ, ini mungkin informasi terakhir yang mereka cari. Plus, mereka akan merasa istimewa jika menerima demo yang dipersonalisasi dan mungkin lebih cenderung membeli produk Anda, setelah melihat tutorial atau mendapatkan uji coba/sampel gratis. ๐ Di perusahaan kami, kami memperkirakan bahwa sekitar 1 dari 4 demo berubah menjadi pelanggan setelahnya, yaitu sekitar 20-30% tingkat konversi! ๐ Bagaimana cara menghasilkan prospek untuk Penjualan B2B? Pertama, Anda mungkin bertanya-tanya apa yang dimaksud dengan โgenerasi prospekโ, bukan? ๐ Semua operasi yang memungkinkan pembentukan kontak bisnis yang kurang lebih berkualitas disebut sebagai pembangkitan prospek biasanya disebut prospek. Prospek ini mungkin atau mungkin tidak berubah menjadi pelanggan yang sebenarnya. ๐ฅ Meskipun kami terutama membahas perolehan prospek dalam konteks pemasaran BtoB, prinsipnya juga dapat digunakan untuk pasar BtoC dengan periode transisi yang panjang otomotif ๐, pendidikan tinggi, teknik, dan desain interior, untuk beberapa nama. Istilah โgenerasi prospekโ mengacu pada prospek yang melampaui hubungan periklanan atau pemasaran belaka, dengan kontak komersial yang diakui dan memenuhi syarat dalam banyak kasus. Singkatan โlead genโ ๐ฝ sering digunakan untuk merujuk pada operasi pembuatan lead, seperti Pemasaran konten. Panggilan dingin atau email. Acara atau pameran. Mengekspor prospek di LinkedIn. Kami akan berbicara lebih banyak tentang yang terakhir di bagian selanjutnya! ๐ Pembuatan prospek menggunakan LinkedIn Mayoritas individu tidak menyadari bahwa LinkedIn menyertakan fitur B2B khusus. Fitur ini menjadikannya platform yang sangat efektif bagi para profesional yang ingin mengembangkan bisnis mereka dan mencapai tujuan yang berani. ๐ฏ Kami sering menganggapnya sebagai tujuan untuk pergi sambil mencari tantangan karir baru. Atau, sebagai alat yang digunakan perekrut untuk mencari kandidat. Namun, LinkedIn bukan hanya papan pekerjaan. Tenaga penjual, yang memahami kekuatan jaringan yang dimilikinya, dapat menggunakannya untuk menjual produk atau layanan ke pasar yang terhubung secara global. ๐ LinkedIn adalah sumber utama kontak B2B bagi banyak anggotanya. Ini adalah saluran yang sangat efektif untuk menemukan prospek baru dengan cepat dan menciptakan ikatan, yang jika tidak, akan sulit dicapai di saluran lain. ๐ Selanjutnya, LinkedIn digunakan untuk pengembangan bisnis oleh orang-orang di seluruh dunia. Akhirnya, ini adalah metode yang fantastis untuk mempelajari lebih lanjut tentang pembuat keputusan industri dan mendapatkan beberapa ide segar.๐ก Seperti yang Anda ketahui, ia memiliki lebih dari 600 juta anggota di seluruh dunia. Dengan demikian, pasti akan ada peluang untuk industri Anda. ๐ฅ Di platform, pengambil keputusan sering mengajukan pertanyaan. Jadi ini adalah kesempatan Anda untuk terhubung dengan orang-orang berpengaruh dengan memberikan konten yang relevan. Mereka sering bersedia membagikan alamat email pribadi mereka sebagai imbalan atas informasi berharga ini. ๐คซ Ini adalah kesempatan sekali seumur hidup! ๐ Saat membuat pilihan pembelian, satu dari dua pembeli B2B berkonsultasi dengan LinkedIn. ๐ Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang mengimpor koneksi berharga ini ke proses penjualan B2B Anda sendiri, baca artikel ini! Ukur KPI penjualan B2B Anda Setelah memulai kampanye pencarian calon pembeli B2B, Anda mungkin bertanya-tanya bagaimana mengukur kinerjanya? ๐คฉ Nah, berikut ini adalah beberapa KPI penjualan B2B yang paling umum untuk melakukannya๐ Jumlah kuota yang tercapai, Ukuran kesepakatan rata-rata, Kecepatan proses penjualan, Prospek yang dihasilkan bulanan, Persentase kemenangan. Organisasi penjualan mengevaluasi dan mengukur indikator kinerja utama KPI untuk menilai apakah strategi penjualan B2B atau urutan penjualan tertentu memiliki pengaruh yang menguntungkan pada bisnis. ๐ฏ KPI adalah pengukuran yang disepakati yang digunakan untuk mengevaluasi kinerja tim penjualan di banyak bidang seperti profitabilitas, keberlanjutan, dan efisiensi. Mereka juga digunakan untuk melihat tren dan menilai produktivitas dan kinerja penjual individu. ๐ Apa tantangan penjualan B2B? Hari-hari seorang penjual yang mengawasi proses pembelian sudah lama berlalu.๐ฌ Akibatnya, tim penjualan B2B saat ini menghadapi berbagai rintangan yang harus diatasi Karena semakin banyak informasi yang tersedia, prospek dapat melalui proses penjualan tanpa perlu berinteraksi dengan penjual. Dengan demikian, wiraniaga memiliki pengaruh yang lebih kecil atas keputusan pembeli. Ketidaksejajaran tim penjualan dan pemasaran, dengan tugas dalam proses penjualan baru umumnya tidak jelas. Ada banyak persaingan untuk beberapa klien potensial. Adopsi teknologi bertemu dengan perlawanan. Pembeli waspada terhadap komunikasi pemasaran dan penjualan, serta keandalan penjualan secara umum. Dan, alih-alih tenaga penjualan, media sosial dan rekan kerja memiliki dampak signifikan terhadap keputusan pembelian. Namun, dengan menggunakan 5 strategi yang disajikan di atas, Anda akan dapat mengatasi tantangan ini dengan warna-warni! ๐ Masa depan Penjualan B2B Setiap strategi penjualan B2B yang sukses bertujuan untuk mendapatkan lebih banyak klien, terutama pelanggan jangka panjang. Itulah mengapa sangat penting untuk memprioritaskan hubungan di atas penjualan, memberikan solusi jangka panjang yang disesuaikan dengan kebutuhan klien, dan menggunakan teknologi yang tepat untuk mendukung upaya penjualan B2B Anda. ๐ค Bisnis yang dapat melakukan semua ini sedang berjalan dengan baik untuk mengambil pasar yang besar dan berkembang pesat ini. ๐ Penjualan B2B berubah dengan sangat cepat. Perbedaan antara penjualan di dalam dan di luar kabur, dan praktik terbaik penjualan konsumen โ terutama dalam hal personalisasi โ menjadi hal biasa di B2B. โก Di sinilah alat otomatisasi pemasaran berperan, dengan Waalaxy CRM Anda akan dapat merencanakan strategi pencarian calon pelanggan Anda di berbagai saluran, untuk memaksimalkan peluang mendapatkan prospek yang memenuhi syarat dan menutup transaksi! ๐ฝ Siap untuk memulai uji coba gratis Anda? ๐ Try Waalaxy Now ๐ฉโ๐ Kesimpulan Untuk rekap, berikut adalah topik utama yang dibahas dalam artikel ini โก Apa itu penjualan B2B? Penjualan B2B vs. B2C Apa bedanya? Bagaimana proses penjualan B2B bekerja? Kiat untuk melakukan penjualan B2B yang sukses Apa itu saluran penjualan B2B? Bagaimana cara melakukan Penjualan B2B? 5 strategi penjualan B2B yang berhasil Bagaimana cara menghasilkan prospek untuk Penjualan B2B? Apa tantangan penjualan B2B? Masa depan Penjualan B2B Wow, saya tahu banyak yang harus dipahami! ๐ณ Tapi saya berjanji kepada Anda bahwa penjualan B2B tidak sesulit kedengarannya. Anda hanya perlu memiliki strategi yang tepat dan menerapkannya seefisien mungkin. Ada banyak alat yang dapat membantu Anda mencapai target Anda, tetapi kami sarankan Anda mencoba Waalaxy, karena sebagian besar penjualan B2b ditemukan di LinkedIn dan strategi email terbukti paling efektif dari semuanya. ๐ Saya harap artikel ini membantu Anda memiliki pemahaman yang lebih rinci tentang berbagai jenis penjualan B2B dan bagaimana mengelola pasar yang berubah, yang dipengaruhi oleh teknologiโฆ Namun, jika Anda mempelajari cara menggunakan teknologi untuk keuntungan Anda, itu akan menjadi sekutu terbesar Anda. ๐ฆพ Dengan ini, saya berkata โMic drop, saya keluar!โ ๐ Terima kasih telah membaca sampai akhir! FAQ Penjualan B2B Arti penjualan B2B Sebagai pengingat, โPenjualan B2Bโ berarti hubungan, skenario, atau pasar antara dua atau lebih entitas bisnis yang disebut sebagai โbusiness-to-businessโ B2B. Perusahaan bisnis-ke-bisnis B2B menjual ke bisnis lain. ๐ค Berikut ini adalah beberapa contoh penjualan B2B ๐ Organisasi yang memasok bisnis dengan layanan profesional seperti riset pasar atau perlengkapan kantor. Perusahaan yang memproduksi / mendistribusikan bahan baku ke produsen. Bisnis yang memberikan layanan digital/perangkat lunak untuk bisnis misalnya CRM kami. Jangan bingung dengan โpenjualan B2Cโ! ๐ง Penjualan B2B, atau bisnis-ke-bisnis, berbeda dari penjualan B2C, atau bisnis-ke-konsumen. ๐ค B2C mengacu pada saat perusahaan menjual produk atau layanan langsung ke pelanggan, yang kemudian menggunakannya. Sebuah bisnis pakaian, misalnya, menjual barang-barang langsung kepada pelanggan untuk mereka pakai. ๐ Saat membandingkan penjualan B2B dan B2C, ada beberapa faktor utama yang perlu dipertimbangkan ๐ก Lebih banyak pengambil keputusan yang terlibat. Transaksi yang lebih besar. Siklus penjualan yang lebih lama. Harga lebih fleksibel. Prosedur pembayaran lebih sulit. Di sana Anda memilikinya ! ๐ Bagaimana cara memulai Penjualan B2B? Berikut adalah contoh siklus penjualan BtoB dengan 7 tahap ๐ Penelitian / Persiapan. Pencarian. Penanganan Kebutuhan. Promosi / Presentasi Penjualan. Keberatan / Negosiasi. Penutupan. Menindaklanjuti. Agar berhasil, penjualan B2B adalah proses kompleks yang membutuhkan rencana penjualan B2B yang dirancang dan diimplementasikan dengan baik. Ini mengikuti prosedur tertentu dan menggunakan berbagai strategi penjualan untuk persona pembeli dan skenario calon pembeli yang berbeda. ๐ค Tahapan dalam proses penjualan Anda akan bervariasi tergantung pada industri, perusahaan, dan organisasi penjualan Anda, tetapi siklus penjualan B2B biasanya memiliki 5 hingga 8 tahap, seperti yang dijelaskan di atas. ๐ Itulah langkah-langkah dasar yang perlu Anda kuasai untuk memulai penjualan B2B dengan benar!๐ฅ Tingkatkan Penjualan B2B dengan pengujian A/B Selanjutnya, Anda dapat meningkatkan penjualan BtoB Anda dengan melakukan pengujian A/B, di semua kampanye pemasaran Anda. ๐ง Pengujian A/B adalah metode yang mudah dan ilmiah. Karena didasarkan pada hasil yang terukur. Ini memerlukan penulisan dua pesan terpisah pesan โAโ dan pesan โBโ dan mengirimkannya ke sampel representatif dari basis prospek Anda. ๐ Hasilnya, Anda akan dapat mengetahui pesan atau urutan mana yang paling efektif. Anda dapat menggunakan pesan di daftar prospek lainnya setelah Anda mengidentifikasi yang paling berhasil. โญ Untuk mengilustrasikan hal ini, kami melakukan pengujian kami sendiri, menggunakan sampel prospek yang kecil. Jadi, kami memisahkan daftar prospek menjadi dua, dan mengirim skenario dengan โkunjungan + permintaan koneksiโ dan skenario lainnya hanya dengan โpermintaan koneksiโ, untuk melihat mana yang berkinerja lebih baik. ๐ค Ini adalah hasilnya ๐ Untuk urutan A, dengan permintaan kunjungan + koneksi, kami mendapat tingkat penerimaan 55,3%. Dan untuk urutan B, dengan hanya permintaan koneksi, kami mendapat tingkat penerimaan 41,8%. Jadi tampaknya kampanye dengan kunjungan sebelum permintaan koneksi, mendapat tingkat penerimaan +13,5% lebih tinggi daripada kampanye dengan permintaan koneksi saja dan tidak ada kunjungan yang dilakukan sebelumnya. Yang sangat besar! ๐คฏ Ini hanyalah salah satu contoh pengujian A/B yang dapat Anda lakukan menggunakan Waalaxy. ๐ซ Bagaimana cara meningkatkan pengalaman Penjualan B2B? ๐คKenali calon pelanggan Anda Tenaga penjual B2B terbaik menghabiskan waktu untuk meneliti pelanggan potensial mereka. Mereka menyadari poin kesulitan prospek serta poin harga yang mungkin sesuai. Ini memungkinkan mereka untuk memulai percakapan penjualan dengan solusi prospektif yang terasa disesuaikan dengan pelanggan bisnis. ๐ ๐ Pastikan Anda siap untuk siklus penjualan yang lebih panjang Siklus penjualan bisnis-ke-bisnis berbeda dari siklus penjualan bisnis-ke-konsumen. Untuk membuat keputusan, bisnis biasanya membutuhkan lebih banyak titik kontak internal. Bisnis lain hanya melakukan pembelian pada waktu tertentu selama tahun fiskal. Bersabarlah dan perhatikan kebutuhan unik klien Anda.๐คฒ ๐ฝ Gunakan alat otomatisasi Jadikan proses penjualan Anda semulus mungkin dengan menggunakan alat otomatisasi. Misalnya, otomatisasi LinkedIn memungkinkan Anda untuk melakukan empat jenis dasar tindakan pemasaran, yaitu kunjungan profil, mengikuti, permintaan koneksi, dan pesan. Di sebagian kecil waktu! โก Anda sekarang siap untuk menangani Penjualan B2B, seperti seorang profesional.๐